MENSYUKURI NIKMAT TAUHID

Ditulis Oleh: Mukhlisin Abu Uwais

Setelah Allah Ta`ala memberi hidayah dan karunia berupa kecondongan hati terhadap aqiidah yang benar, dengan beribadah kepada Allah saja dan meninggalkan kesyirikan dalam bentuk apa pun, maka jangan lupa untuk bersyukur kepada Allah!

Alllah berfirman mengisahkan tentang ucapan Nabi Yusuf:

وَاتَّبَعْتُ مِلَّةَ آبَائِي إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ مَا كَانَ لَنَا أَنْ نُشْرِكَ بِاللَّهِ مِنْ شَيْءٍ ذَلِكَ مِنْ فَضْلِ اللَّهِ عَلَيْنَا وَعَلَى النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَشْكُرُونَ

Artinya: “Dan aku mengikuti agama nenek moyangku: Ibrahim, Ishak, dan Ya’kub. Tidak pantas bagi kami (para nabi) mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Allah. Itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia (semuanya); tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur”. (Surat Yusuf: 38).

Di antara faidahnya yang disebutkan Asy-Syaikh Muhammad bin Musa Alu Nashr dan Asy-Syaikh Salim bin `Id Al-Hilaly dalam kitab It-haaful Ilfi hal adalah:

1). Sebesar-besar nikmat bagi seorang hamba adalah tauhid.

2). Tauhid adalah sebesar-besar nikmat namun kebanyakan manusia lupa mensyukurinya.

3). Orang-orang yang bersyukur atas nikmat Allah itu sedikit.

4). Banyak bukti yang menjelaskan baik secara akal maupun dalil, bahwa bersyukur kepada Allah adalah wajib.

5). Perwujudan tauhid itu tidak akan terjadi kecuali jika sang hamba bersyukur kepada Tuhannya. (Diringkas dari Kitab It-haaful Ilfi, karya Asy-Syaikh Musa Alu Nashr dan Asy-Syaikh Salim bin `Id Al-Hilaly, hal. 440-445, cet. Maktabah Ar-Rusyd).

Bersyukurlah kepada Allah agar nikmat tersebut Allah tambah, sebagaimana janji-Nya:

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

Artinya: “…Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu..”. (Surat Ibrahim: 07).

Bersyukurlah kepada Allah meski yang bersyukur adalah kelompok yang sedikit jumlahnya jika dibanding yang tidak bersyukur, Allah berfirman:

وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Artinya: “Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur”. (Surat Saba’: 13).

|Kotaraya, Sulawesi Tengah Kamis 23 Syawal 1440 H/27 Juni 2019 M.

(Artikel Ini Pernah Dimuat Dalam Akun Facebook Abu Uwais Musaddad Pada Status No. 1240).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *