REZEKI, ORANG TUA, ANAK

Ditulis Oleh: Mukhlisin Abu Uwais

Di masa kecil seorang anak mendapat rizki melalui SEBAB orang tuanya, sedang di masa sepuh dan tua seorang tua mendapat rizki melalui SEBAB anaknya. TIMBAL BALIK YANG MENAKJUBKAN.

DAN kesemuanya itu adalah rizki Allah yang telah Allah tetapkan. Manusia hanya berbagi, Allah yang menentukan bagiannya.
Allah berfirman:

نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ

Artinya: “Kami-lah yang memberi rezeki kepadamu (para orang tua) dan kepada mereka.”(Surat Al-An`am: 151). Dalam ayat ini Allah mendahulukan PARA ORANG TUA yang menjadi sebab rizki anaknya.

Allah juga berfirman:

نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ

Artinya: “Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka (para anak) dan kepadamu. “ (Surat Al-Isra: 31). Dalam ayat ini Allah mendahulukan PARA ANAK.

Intinya: Saat orang tua mampu berbagi dengan anaknya dalam masalah rizki, waktu, dan tenaga, hendaknya menjadi pelajaran bagi sang anak untuk bisa berbagi dengan orang tuanya dalam hal-hal kebaikan, Allah yang mengatur rizki kepada setiap hamba-Nya.

Dan betapa eloknya bila engkau bisa menjadi sebab bahagianya orang tuamu, sebagaimana beliau dahulu adalah sebab kegirangan hatimu. Allahu A`lam.

|Kotaraya, Sulawesi Tengah. Jum`at 14 Dzulhijjah 1437 H/16 September 2016 M.

(Artikel Ini Pernah Dimuat Dalam Akun Facebook Abu Uwais Musaddad Pada Status No.1086).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *