ALLAH MENERIMA SEDEKAH MESKIPUN SEBERAT SEMUT KECIL

Ditulis Oleh: Mukhlisin Abu Uwais

Dari Atho`bin Farrukh, bahwa ada seorang peminta-minta yang meminta kepada Abdurrahman bin Auf, pas di dekat beliau ini ada kurma, lalu beliau memberikan kepada peminta-minta ini sebiji kurma.

Maka peminta-minta ini pun marah terhadap pemberian tersebut, bahkan mengatakan: “apa yang bisa dilakukan dengan sebiji kurma ini??????????”

Abdurrahman bun Auf menjawab: “Allah menerima dari sebuah sedekah yang seberat semut kecil, sedangkan kalian tidak ridho dengannya (enggan menerimanya)”.

Abu Ubaid mengomentari perkataan Abdurrahman ini dengan mengatakan: yang dimaksud oleh Abdurrahman bin Auf adalah firman allah ta`aala:

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Artinya: Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (Surah Az-Zalzalah: 7).

وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

Artinya: Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (Surah Az-Zalzalah: 8). (Lihat Kitab Al-Amwaal, Karya Abu Ubaid no. 909).

CATATAN:
Terkadang seseorang merasa bahwa saudaranya tidak punya sifat pengasih ketika saudaranya tersebut bersedekah dengan sesuatu yang -dianggapnya-remeh, padahal dialah yang tidak tahu terima kasih.

Atau panitia penggalangan dana yang merasa kurang dihargai ketika saudaranya menitipkan uang receh untuk ingin ikut meringankan beban dakwah, padahal sang panitialah yang tidak mengerti berharganya jasa. Mestinya seseorang memahamkan jiwanya yang kerdil, bukan malah menganggap Allah tidak adil. Bahwa seberapapun shodaqah yang dititipkan seseorang kepadamu, itu menurut ukuran Allah, rabb-mu.

|Kotaraya, Sulawesi Tengah. Sabtu 09 Jumaadal Uula 1436 H. /28-01-2015 M.

(Artikel Ini Pernah Dimuat Dalam Akun Facebook Abu Uwais Musaddad Pada Status No. 0895).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *