Cara Orang Kaya Membangun Passive Income

cara mendapatkan passive income

Menurut Buckminster fuller yang dikutip oleh Robet. T. Kiyosaki, kaya adalah kemampuan untuk bertahan hidup tanpa harus bekerja. Kemudian dia membagi pendapatan menjadi 2 yaitu active income dan passive income. Passive invome, yaitu bekerja untuk mendapatkan uang dan jika seandainya berhenti bekerja, orang tersebut tidak mendapatkan uang. Dan sebaliknya, passive income adalah kemampuan untuk bertahan hidup tanpa harus bekerja.

 

Pasive incone bukan hanya mimpi, kita semua dapat membangun passive income seperti orang kaya asalkan kita melakukan apa yang dilakukan oleh orang kaya. Jadi, apa yang dilakukan orang kaya dalam mendapatkan dan membangun “mesin uang” atau dalam kata lain sering disebut “peternakan uang” ini?

 

Tentukan mengapa Anda ingin menjadi kaya

Dalam ebook How to Make Meaningful Goal and Resulution yang ditulis oleh Robet T. Kiyosaki, sekaligus penulis Rich Dad Poor Dad, “ayah kaya” Kiyosaki berkata “Banyak orang yang bertanya kepada saya bagaimana cara menjadi kaya, saat saya memberitahunya cara saya menjadi kaya, sedikit diantara mereka melakukan apa yang saya katakan. Kemudian saya sadar yang terpenting bukanlah How (bagaimana caranya) tetapi Why (mengapa Anda menginginkannya).” Why adalah bahan bakar Anda dalam melakukan How. Jika Anda tidak punya Why, Anda tidak akan melakukannya. Bagaimana cara membuat Why yang kuat? Menurut Anthony Robbins, penulis buku Unlimited Power, manusia hanya mencari nikmat dan menghindari sengsara dan cara membuat alasan yang kuat adalah mencari tau kenikmatan yang akan diperoleh jika berhasil menggapai passive income dan kesengsaraan apa yang akan diperoleh jika tidak mendapatkan passive invome. Namun 80% dari otak kita menghindari sengsara sehingga alangkah lebih baik jika Anda mengetahui kesengsaraan apa yang akan diperoleh jika tidak mendapatkan passive income. Dengan demikian, Anda sudah mempunyai bahan bakar untuk melakukan How dalam mendapatkan pasive income.

 

Miliki pola pikir orang kaya

Dalam buku Think and Grow Rich karya Napoleon Hill sangat jelas ditekankan akan pentingnya pola pikir ini. Bahkan 80% kekayaan berasal dari pola pikir yang benar. Menurut Marshall Sylver, dalam buku Passion: Profit and Power, jika seandainya semua orang memiliki uang dalam jumlah yang sama, yang menyedihkan, dalam 5 tahun akan kembali pada komposisi semula. Hanya ada 1% orang yang menguasai 90% uang beredar. Lantas bagaimana cara membentuk pola pikir orang kaya? Kita harus mengetahui perbedaan pola pikir orang kaya dan pola pikir orang miskin.

Contoh:

Pola pikir orang miskin:

  • Uang adalah akar dari kejahatan.
  • Uang tidak akan membuat bahagia.
  • Orang kaya itu pelit.
  • Orang kaya akan rebutan warisan.

 

Pola pikir orang kaya  :

  • Kekurangan uang adalah akar dari kejahatan.
  • Uang memang tidak membuat bahagia, tetapi dengan uang yang saya bagikan akan membuat saya bahagia.
  • Pelit tidaknya tergantung dari orangnya.
  • Karena mereka kekurangan uang mereka berebut warisan untuk mendapatkan banyak uang.

Dan masih banyak lagi pola pikir atau keyakinan yang harus secara sadar Anda kontrol dan Anda pilih karena apa yang Anda yakini akan menentukan  Anda akan menjadi seperti apa.

Membedakan antara kebutuhan dan keinginan

Belilah karena Anda membutuhkan hal tersebut karena fungsinya bulan karena gengsi. Membedakan antata kebutuhan dan keinginan dapat menentukan apakah Anda orang kaya atau orang miskin. Robet T. Kiyosaki mengatakan, saya percaya bahwa orang miskin adalah karena mereka tidak mampu mengontrol emosi terhadap apa yang mereka inginkan. Kiyosaki membedakan antara aset dan liabilitas. Secara sederhana, liabilitas adalah sesuatu yang mengeluarkan uang dari kantong anda. Sedangkan aset adalah sesuatu yang memasukan uang kedalam kantong anda. Contoh aset antaralain saham, reksadana, obligasi, hak kekayaan intelektual dari musik, lagu atau buku, kontrakan atau kos-kosan dan lain-lain. Liabilitas contohnya antaralain cicilan mobil, cicilan rumah, TV, HP, keanggotaan fitnes dan lain-lain. Perbanyak aset Anda kemudian perkecil liabilitas anda.

Menyisihkan uang kemudian menginvestasikan selisihnya

Menyisihkan uang merupakan “rahasia umum” semua orang. Semua orang diajarkan menabung supaya kaya. Namun orang kaya melakukan cara menabung yang tidak dilakukan orang miskin. Mereka menabung dalam bentuk investasi. Investasi membuat uang bertambah, menabung membuat uang Anda berkurang karena terkena inflasi. Investasi dibedakan menjadi 3 berdasarkan resiko yaitu rendah, menengah, dan tinggi belajarlah mengelola resiko bukan menghindarinya. Setelah anda mendapatkan uang dari investasi, sisihkan untuk invstasi selanjutnya dan jangan mengambil semuanya sampai jumlah investasi anda dalam jumlah yang masif.

Cari active income yang Anda senangi

Kaya tidak hanya urusan mengejat uang, milikilah kesenangan dan kebahagiaan. Dalam buku Awaken The Giant With In, karya Anthony Robbins ternyata banyak dari orang yang tidak bekerja kemudian lebih cepat mati dan tidak bahagia. Hal ini dikarenakan nereka tidak merasa berguna bagi sesama, atau hal-hal yang meantang seama bekerja. Tekuilah pekerjaan yang Anda lakukan semata untuk meraih kebahagiaan.

Mencari sumber pendapatan lain

Carilah sumber pendapayan lain, selain untuk menambah pendapatan yang telah Anda kumpulkan, ini berguna seandainya investasi Anda atau perusahaan Anda bangkrut. Anda tetap memiliki passive income jika memiliki sumber pendapatan lain.

Selalu belajar

Terus belajar merupakan resep orang kaya dan orang kaya memiliki kebiasaan ini. Saat Warren Buffet (orang terkaya kedua terkaya di dunia) ditanya bagaimana cara menjadi kaya, ia menjawab “Bacalah ini setiap hari (menunjuk setumpuk kertas 800-an halaman)”. Sudah bukan menjadi rahasia jika Bill Gates merupakan seorang kutu buku, bahkan ia pernah mengatakan “Jangan remehkan seorang kutu buku, bisa jadi mereka adalah bos Anda dimasa depan.” Elon Musk bahkan membaca 4 jam sehari dan banyak lagi triliuner yang “kecanduan” membaca.

Pada dasarnya yang membedakan orang kaya dengan orang miskin adala apa yang mereka pikiran dan apa yang mereka lakukan. Jika Anda berpikir dan bertindak seperti orang kaya seperti yang telah dijelaskan di atas, kita akan mudah mendapatkan passive income. Kita tidak lagi mengejar uang karena uang sedang sibuk mengejar kita. Terus disiplinkan diri untuk melakukan hal di atas maka kita akan segera memiliki “peternakan uang” dimana uang bekerja untuk kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *